PENGAGUM RAHASIA
Oleh: Ona Kobo Malam telah membentangkan sayap kelamnya Semilir angin, mencengkram tubuh Hari ini begitu cepat hingga malam pun menghampiri Padahal, aku masih mengagumi senja Ku berdiam bersama alam hayalan Bersandar pada tiang lamunan Menikmati keterasingan ini Harap, Sukma bukan sebatas hayalan belakang Sekejap, ku pejamkan netra teduh Terbayang wajah yang sempat ku dambakan Walau sekedar pengagum rahasia hati Kini, ambisi hanyalah ambisi Dalam relung hatiku rindu kian merindu Senandung sendu ku lantunkan dalam hayalan Sebait puisi ku bacakan dalam angan Untuk sang pengagum rahasia asmara Dalam rintihan kerinduan, terbaring sebuah kesunyian berselimutkan resah Hatiku meronta, seakan hanya sebatas angan Jiwa seolah hampa, tanpa siluet senyum sang pengagum.