Postingan

PENGAGUM RAHASIA

Gambar
           Oleh: Ona Kobo Malam telah membentangkan sayap kelamnya Semilir angin, mencengkram tubuh Hari ini begitu cepat hingga malam pun menghampiri Padahal, aku masih mengagumi senja Ku berdiam bersama alam hayalan Bersandar pada tiang lamunan Menikmati keterasingan ini Harap, Sukma bukan sebatas hayalan belakang Sekejap, ku pejamkan netra teduh  Terbayang wajah yang sempat ku dambakan Walau sekedar pengagum rahasia hati Kini, ambisi hanyalah ambisi Dalam relung hatiku rindu kian merindu Senandung sendu ku lantunkan dalam hayalan Sebait puisi ku bacakan dalam angan Untuk sang pengagum rahasia asmara Dalam rintihan kerinduan, terbaring sebuah kesunyian berselimutkan resah Hatiku meronta, seakan hanya sebatas angan Jiwa seolah hampa, tanpa siluet senyum sang pengagum.

DALAM KEHENINGAN

Gambar
                              Oleh: Ona Kobo Cinta ini tidak bersuara, ia berlutut dalam sunyi, bertumbuh dari hati yang rela memberi tanpa menagih kembali. Ia lahir dari ketulusan yang menyerahkan diri pada kehendak Ilahi, mencintai bukan untuk memiliki, melainkan untuk menjaga seperti Tuhan menjaga kehidupan. Cinta yang hidup adalah doa yang tak terucap, setia dalam luka, tabah dalam penantian, dan tetap percaya bahwa kasih tidak pernah sia-sia. Ia membentuk jiwa tanpa memaksa, menumbuhkan tanpa melukai, menguatkan tanpa mengikat. Dan dalam cinta yang demikian, aku belajar,  ketulusan adalah ibadah, kesetiaan adalah iman, dan mencintai tanpa pamrih adalah cara paling manusiawi untuk menyerupai Tuhan. ✨

RAYUAN DALAM DOA BISU

Gambar
          Oleh: Ona Kobo Ada satu nama, yang tidak pernah kusebut keras-keras kepada dunia Ia hanya berlayar pelan di antara doa-doa yang kuangkat diam-diam ke langit yang sabar mendengar. Aku tidak menaruhnya di bibir, tetapi di sela-sela hening saat hati menjadi lebih jujur daripada segala kata. Seringkali ia tidak pernah tahu, bahwa setiap kali malam menutup hari ada satu harapan kecil yang kubiarkan naik seperti asap dupa tipis, tenang, namun penuh makna. Aku mengagumi seperti bumi memandang langit: tanpa gaduh, tanpa menuntut untuk disentuh, hanya setia berada di bawah luasnya biru yang sama. Sebab ada rasa yang tidak perlu menjadi cerita. Ia cukup tinggal seperti bintang yang jauh tidak selalu dapat diraih, tetapi cukup untuk menerangi arah pulang. Dan jika suatu saat Tuhan membaca semua doa yang tak terucap itu, biarlah Ia sendiri yang mengerti mengapa di antara begitu banyak kata selalu ada satu nama yang kusemb...

PANDANGAN GENERASI Z : MENJADI GURU BUKAN HANYA MENGAJAR TETAPI MENJADI TELADAN

Gambar
                    Oleh: Ona Kobo   Menjadi guru, bagi saya, bukan sekadar berdiri di depan kelas lalu menjelaskan materi sampai bel berbunyi. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi penanam nilai. Bukan hanya pengajar teori, tetapi penjaga adab, disiplin, moral, dan karakter. Di zaman sekarang, ketika informasi bisa didapatkan hanya dengan satu sentuhan layar, peran guru justru semakin dalam. Ilmu bisa dicari di internet, video pembelajaran bisa ditonton kapan saja. Tetapi adab tidak bisa diunduh. Disiplin tidak bisa diinstal. Karakter tidak bisa dicopy-paste.      Semua itu lahir dari keteladanan. Sebagai bagian dari generasi Z, generasi yang tumbuh bersama teknologi dan perubahan yang cepat,menjadi guru adalah panggilan yang unik. Kami adalah generasi yang kreatif, ekspresif, dan akrab dengan dunia digital. Namun justru di situlah tantangannya: apakah kami mampu menjadi contoh di tengah dunia yan...

SEJARAH SUKU AMASANAN

Oleh: Ona Kobo Di sebuah wilayah yang jauh dari hiruk-pikuk kota, di tanah yang dipeluk angin dan dijaga bukit-bukit sunyi, hiduplah sebuah suku tua bernama Amasanan. Suku ini berdiam di Desa Nansean, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara, tanah yang bukan hanya menyimpan jejak kaki manusia, tetapi juga jejak kisah para leluhur. Konon, pada zaman ketika matahari terasa lebih dekat dengan bumi dan manusia masih akrab dengan alam, datanglah seorang pemuda gagah perkasa dari Niku Sae Loro Sae (tanah terbitnya matahari). Namanya Bagista. Tubuhnya tegap, langkahnya mantap, dan sorot matanya menyimpan keberanian sekaligus kebijaksanaan. Bagista berjalan menyusuri banyak daerah hingga akhirnya tiba di Ainan. Kedatangannya disambut dengan hangat oleh suku Banusu. Dari kejauhan, sosok Bagista tampak seperti Koko On Bate atau seorang raja yang turun dari langit pagi. Wibawanya memancar tanpa perlu banyak kata. Dalam pertemuan adat yang penuh penghormatan, para tetua berembuk. Mereka se...

VENANSIA TOIJAAS

ANASTASIA MAYANG MOTA

Gambar
                                      Oleh: Ona Kobo A ku lahir dari bulan Juli yang memeluk bumi dengan hujan dan rindu. Di dadaku mengalir air bukan sekadar unsur, tetapi cara aku mencintai: diam, dalam, dan setia. N amaku bukan hanya rangkaian huruf, ia adalah doa yang dititipkan langit. Dalam sunyi aku sering berbicara pada laut, sebab hanya ombak yang mengerti betapa perasaan bisa pasang tanpa pernah meminta izin. A da merah dalam diriku warna kesukaanku, warna keberanian. Merah yang tidak selalu berteriak, namun menyala pelan di balik kelembutan seorang Cancer. S eperti ombak yang tak pernah berhenti, aku belajar menerima diri. Luka mengajarkanku bertumbuh, air mataku mengajarkanku kuat, dan nyanyianku mengajarkanku sembuh. T anggal sembilan bulan tujuh dua ribu tiga, aku datang membawa hati yang sensitif. Katanya aku terlalu perasa, tapi bukankah dunia butuh lebih banyak hat...