GORESAN PENA 26-06-2026
Oleh: Ona Kobo Ada tanggal-tanggal yang lahir hanya untuk menjadi angka, lalu dilupakan bersama debu kalender. Namun ada pula yang datang seperti embun yang memilih daun paling sunyi, membawa rahasia yang tak sanggup diterjemahkan oleh waktu. 26-06-2026, barisan angka yang tersusun laksana jemari hujan yang mengetuk jendela musim, seolah langit sedang belajar menulis puisi dengan tinta berwarna senja. Tanggal ini bukan sekadar hitungan. Ia adalah cermin yang memantulkan wajah hari tanpa perlu bersolek oleh kemewahan. Cantiknya bukan karena simetri angka, melainkan karena ia mengajarkan bahwa keindahan sering lahir dari hal-hal yang tampak sederhana. Aku membayangkannya sebagai sehelai daun yang tak pernah meminta angin, namun tetap menari ketika semesta mengembuskan harapan. Sebagai sungai yang tak pernah memamerkan muaranya, tetapi setia mengantar setiap riak menuju lautan yang lapang. Di balik angka dua ...