OKTOBER: ROSARIO DAN PERJUANGAN
Oleh: Ona Kobo (Per Mariam Ad Jesum) Oktober datang perlahan, membawa wangi dupa dan bisikan doa Salam Maria, di setiap butir rosario yang kugenggam, kutitipkan harapan, luka, dan cinta yang belum sembuh. Di altar kecil di sudut kamarku, lilin menyala seperti bintang yang setia, mengiringi langkah iman yang tak selalu mudah, namun selalu kutempuh, walau tertatih oleh waktu. Bulan ini suci — bulan Bunda yang mengajar tentang kesabaran, tentang mencintai dengan hati yang berani patah, dan bangkit lagi dengan damai yang tak riuh. Oktober juga bulan perjuangan, ketika keringat bercampur air mata di ladang kehidupan, namun dalam setiap letih, ada tangan Tuhan yang menepuk lembut pundakku: "Jangan berhenti, Aku menyertaimu." Dan di akhir Oktober ketika malam terasa lebih sunyi, aku menatap langit, melihat bulan separuh yang tampak pasrah, seperti diriku yang belajar berserah sepenuhnya. Oktober menutup dengan tena...