OASE DI UJUNG MANIK ROSARIO
Oleh: Ona Kobo Di antara sunyi dan kepulan asap lilin yang menari, Engkau hadir sebagai hening yang paling murni. Bukan sekadar nama dalam deretan manik-manik rosario, Tapi pelukan yang utuh saat dunia terasa riuh. Wahai Sang Mawar Gaib yang tak pernah layu, Engkau adalah "Ya" yang mengubah sejarah waktu. Dalam rahimmu, Langit dan Bumi saling beradu, Melahirkan Terang di tengah malam yang membiru. Bunda bagi mereka yang kehilangan arah pulang, Engkau simpan segala duka dalam palung hati yang tenang. Tak perlu banyak kata untuk menyatakan cinta, Sebab jubah birumu cukup luas untuk mendekap semua air mata. Engkau adalah perempuan bersahaja dari Nazareth, Yang langkah kakinya setia meski jalanan terasa pedih. Dari palungan yang hina hingga puncak Golgota yang letih, Kesetiaanmu adalah api yang tak pernah habis tersisih. Di bawah kaki salib, Engkau berdiri dengan teguh, Mengajarkan kami cara mencintai tanpa perlu mengeluh. Saa...