SUATU HARI DI BULAN JUNI
Oleh: Ona Kobo
Suatu hari di bulan Juni,
Gerimis kecil bersama angin datang membawa dingin yang pelan,
Di sudut ruang yang sepi ada seorang wanita,
menunduk di hadapan layar menyusun kalimat demi kalimat dengan mata yang lelah,
Tapi hati yang tetap setia menyala.
Ia sedang berjuang,
Dengan tugas yang tak mau menunggu,
dengan waktu yang terasa sempit,
Dengan kepala penuh,
dan perasaan yang tak bisa diucapkan.
Di tengah tumpukan kata dan deadline,
Ada satu nama yang terus muncul tanpa diundang
Iya sebatas bayang yang terbayang
Bukan karena rupa, bukan karena suara,
Tapi karena caranya yang begitu manusiawi
Tulisannya tak berteriak, tak memaksa didengar,
Namun hangat dan jujur, seperti tangan yang tak menyentuh tapi terasa.
Ia membaca diam-diam,
sambil menyelesaikan tanggung jawabnya.
Disana di ruang yang sunyi
Perjuangan dan kekaguman berjalan beriringan.
Suatu hari di bulan Juni,
Ia tahu, tak semua rasa harus tiba di bibir,
Karena sebagian perasaan cukup tinggal di hati.
Komentar