ZIARAH dan RAHASIA PENANTIAN

         Oleh: Ona Kobo

Ada rahasia yang jatuh dari langit,
tanpa suara, tanpa minta pamit.
Ia tak pernah bertanya pada tanah yang gersang,
Apakah yang tumbuh di sana adalah mawar atau ilalang.

​Namun sebelum jatuh, ia adalah penanti yang tabah,
Lama ia mengacu di langit, memeluk mendung yang lelah.
Ia belajar bahwa menjadi tulus butuh waktu untuk mengumpul,
Menunggu saat di mana rindu dan takdir akhirnya menyimpul.

​Ia tak memilih jemari siapa yang ia basahi,
Entah tangan yang penuh syukur, atau yang patah hati.
Sebab baginya, jatuh adalah sebuah janji,
memberi hidup tanpa perlu menghakimi.

​Maka di antara lelahmu melangkah,
Saat ziarah hidup terasa berat dan payah,
Belajarlah pada awan tentang cara menunggu
Bahwa tak ada pemberian yang sia-sia jika tiba di saat yang tentu.

​Jangan simpan kasihmu hanya untuk yang suci,
jangan tutup pintumu bagi yang pernah membenci.
Jadilah hujan dalam pengembaraanmu yang singkat,
yang tabah menanti, lalu memeluk bumi dengan berkat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SENJA DI UJUNG KAMPUNG BESKEM

PENGAGUM RAHASIA

DI UJUNG DESEMBER: CINTA MENYEBUT NAMA TUHAN