KANVAS PUTIH Vs TINTA HITAM
Oleh: Ona Kobo Hidup kadang menyerupai selembar kanvas putih, yang terbentang diam di hadapan waktu sunyi, kosong, namun justru di situlah segala kemungkinan lahir perlahan. Sedangkan hari-hari, datang seperti tinta hitam yang jatuh setetes demi setetes ke atas permukaan hidup; membentuk garis, bayangan, juga luka yang tak selalu bisa dijelaskan. Aku pernah ingin melukis segalanya dengan sempurna, membuat setiap sudut terlihat indah tanpa noda dan tanpa salah. Namun ternyata hidup tidak pernah benar-benar diciptakan untuk menjadi lukisan yang rapi. Ada tangan yang gemetar saat menggambar mimpi, ada warna yang tiba-tiba memudar meski sudah dijaga sepenuh hati, dan ada hujan panjang yang membuat tinta melebar ke mana-mana hingga bentuknya sulit dikenali lagi. Kadang aku duduk terlalu lama di depan kanvas hidupku sendiri, bingung ha...